Sarah bisa saja marah dan memaki maki pria kurang ajar itu, namun entah mengapa ia membiarkan pria itu mengelus elus lengannya. Sarah sendiri hanya terdiam nafasnya seolah terhenti, ia tak bisa ( atau tak mau) menolak perlakuan pria itu, ia malah memejamkan mata seolah menikmati sentuhan demi sentuhan yg dilakukan oleh pria disebelahnya. Pria itu menarik pinggang Sarah dan merangkul erat tubuh molek gadis itu, Sarah bisa merasakan tonjolan penis pria itu menyentuhnya. Sarah sendiri hanya terdiam nafasnya seolah terhenti, ia tak bisa ( atau tak mau) menolak perlakuan pria itu, ia malah memejamkan mata seolah menikmati sentuhan demi sentuhan yg dilakukan oleh pria disebelahnya. si pria asing itu tersenyum pada Sarah dan menjatuhkan sebuah




















