Saat semua bagian sudah mulai terbenam, kulihat Ida meneteskan air mata. Bokep Ojol “entar baru nyambung lagi..yah” pintaku
“iya, tapi jangan lama-lama” jawab Ida,
Ida hanya terbaring di tempat tidur, kututupi tubuhnya dengan selimut. “jadi bibir lo juga udah nggak perawan nih?” candaku. Dirumah, Ida ternyata pulang lebih cepat. Ida mulai menaikan pinggulnya dan menurunkan celananya. Sepulang kantor kujemput Ida di kantornya kemudian kami makan malam di sebuah restoran dekat rumah kami, setelah itu kami pulang.Sesampainya di rumah, kuputuskan untuk mandi dan langsung menonton tv. “gila,…gue udah hampir dua kali orgasme,…lo bediri aja belon…make obat apa?” tanya ida
“obat apaan?,…gue aja baru sekali diginiin” jawabku
Ida kemudian menarik turun celanaku.

