Dia tampak agak terkejut, namun sambil menatapku, dia tetap menahan kontolku dalam mulutnya. Bokep Mom Dia menengadahkan wajahnya ke arahku. Dia tertawa dan kemudian bersandar padaku sambil kembali menatap monitor komputer. Matanya membelalak menatapku dan bibirnya sedikit terbuka. Sambil tetap menghisap dan mengigit toketnya, aku coba kembali merayunya. “tanggung sayang, biar lebih enak lagi, aku masukin kontolku, yah?” dia membuka matanya, tangannya langsung meraba memeknya, menyentuh kepala kontolku yang memang masih diluar. Dia mengangguk. Aku pun bangkit dan menutup pintu kamarku. Sambil tetap memegangi kedua tangannya, aku merapatkan badanku, kemudian tangan kiriku merangkul bahunya dan menyandarkan kepalanya didadaku.




















