Sampai setengah jam kami hanya berdiam. Yang kiri lalu yang kanan. Bokep SMA Mereka lumayan loyal terhadap partai mereka itu, walaupun tampak sedikit kecewa, karena pemimpin partai mereka itu kurang berani bicara. Enakan sama kamu. “Kamu sudah punya pacar, belum?” Tanyaku. Kami terus bercakap-cakap, sambil minum teh botol yang dijual pedagang asongan. Kelihatannya mereka tidak mau kalah dengan partai-partai lain yang kemarin dan hari ini telah memanjat patung selamat datang, memasang bendera mereka di sana. Peace!)
Mikha menggandengku. “Saya nggak bakal lupa deh sama malam ini, saya akan inget terus malem ini, jadi kenangan manis saya”
Aku hanya tersenyum dengan lelah dan berkata “Iya Mikha, saya juga, saya nggak bakal lupa”.




















