Selain dekat dengan anak, menantu dan cucunya, memang itu lebih baik untuk Ibu daripada hanya hidup berdua denganku yang lebih sering sendiri di rumah karena kutinggal dengan segala kesibukanku.Otomatis warung makan pun terbengkalai dan kuputuskan tutup sampai dengan waktu yang belum kutentukan. Bokep Kedua telapak tangannya bersandar pada perutku seiring gerakan “upside down” yang dilakukannya.Mungkin karena posisi itu cukup menguras energi, ia pun berebahkan dirinya di atas tubuhku. Mbak Ratih tak menjawabnya, ia mengangkat kepalanya sebentar menatapku kemudian tertunduk kembali.“Kog ga dijawab mbak?” tanyaku. Mbak Ratih sudah terlena dengan permainan kami. Mbak Ratih tak memberikan respon, malahan posisinya sedikit ditarik ke belakang.“ya sudah, kalo gitu memang lebih baik usaha ini ditutup saja” kataku kecewa.




















