Alangkah kurang ajarnya driverku itu, bisik hatiku. Suatu hari saat mengantar aku kekantor sambil bincang2 Pak Ramzy, bilang padaku.“Bu.. Setelah menempuh hidup bersama dalam rumah tangga selama 1,5 tahun, maka kita merencanakan menunda punya anak. Kalau pikiranku sehat saat itu, aku berpikir apa istimewanya Pak Ramzy? Mau tahu kelanjutan ceritanya? Bukan materi yang aku kejar pada dirinya, tetapi karena sikapnya yang santun thdp aku.Kawan2 bilang aku terkemudian pilih2,tetapi semua itu salah, dan kebetulan Mas Hendarto datang kekostku skemudian pake BMW kadang mercy milik orang tuanya. Ia amat mengerti kapan kita bisa berhubungan badan dan kapan tak. Beberapa saat kemudian aku di suruh berpakaian dan berbenah seperti biasa lagi.




















