Dia terkenal dosen ganjen semua mahasiswi yang cantik dia goda, termasuk aku. Tanpa permisi pak Ali memegang tanganku. Pak Ali mengantarku pulang disepanjang perjalanan kita terdiam saja. Yang ada aku malah cari masalah di tempat orang. Wajahnya beringas memerah,“mmmm…aahhh….oohh…ssshh…aaaahhhhh……”Tak lama kemudia keluarlah sperma pak Ali,“cccrrrrooootttt….ccccrrrrooootttt….cccccccrrrrrroooootttt……..”Sperma itu dia semprotkan dipayudaraku, aku pun segera membersihkan badanku. Aku bisa di wisuda udah lega rasanya nggak akan lagi ketemu dengan mata kuliah yang sulit di luar kepala. Ya aku sih mau aja kebetulan moodku mendukung untuk ketemu dengan Pak Ali. Tanpa permisi pak Ali memegang tanganku. Dia tak merasa jijik dengan cairan yang keluar berkali,“aaahh…pak…terus paaakkk…aaahhhh……”Celana yang semula menutupi penisnya kini dibuka lebar.




















