Sepanjang perjalanan pulang, aku terus mengingat kejadian semalam. kecup lagi lubang memekku,” kata-kata itu keluar dari mulutku. Bik Sumi pun tahu hubunganku, karena Hendra sering menginap di rumahku. Aku dulu pernah tinggal di Kalimantan tetapi tidak betah karen jauh dari kota. Besok Hendra mengajakku pergi ke Puncak dengan anakku. Aku dulu pernah tinggal di Kalimantan tetapi tidak betah karen jauh dari kota. Tiba-tiba Hendra mengusap keringatku. Ya nggak papa sih asal sama anak aku mau aja. Aku berhenti di warung itu untuk istirahat sejenak.“Kamu sudah izin sama suami kamu kan Rin..?” tanya Hendra. Sangat lama dia memainkan aku, hingga aku tak kuasa. Sebenarnya nggak ada apa-apa cuma aku takut mas Seno berprasangka buruk terhadapku.




















