Karena printer diletakkan di meja mbak Femi, maka aku berjalan menuju meja kerjanya. Bokep Tante ” kan saya laki-laki juga, mungkin bisa bantu mbak kayak yg di website” jawabku tambah nakal.Mbak Femi menatapku dengan pandangan marah kemudian menjawab“Awas ya, nanti aku aduin ke mas Anto, nanti tau rasa kamu”Aku cuma tertawa sambil menjawab.“He..he..he.. “Maaf tadi aku langsung tidur, padahal kamu belum apa-apa” kata mbak Femi
“Trus kamu gimana ?” tanyanya sambil meraba k0ntolku dari luar celana. Sambil memeluknya dari belakang, sesekali aku membelai rambutnya dan mencium tengkuknya yg putih bersih. Saat wajah kami saling berhadapan aku melihat wajahnya seperti anak kecil yg sedang ketakutan. “OK” jawabku yg mengakhiri chat.Hari sabtu sekitar jam 4 aku sampai ke rumah Mbak



















