kuhentikan ciuman dan jilatankku pada lehernya kumainkan buah dadanya dengan sangat lembut sambil kujilati buah dadanya tanpa menyentuh putingnya, aku sengaja melakukannya untuk membuatnya penasaran. ku beranikan diri untuk kembali menyentuh payudaranya, kini Adel yg melepaskan pergumulan kami dan menatap mataku nanar,,
tiba-tiba Adel memelukku dan berkata
“aku cek Danu dulu, dia masih tidur gag, tunggu disini ya,,”
aku yg tadinya menindihnya perlahan bangkit dan duduk di sofa ketika Adel bangkit dan agak berlari menuju kamarnya. malah dia tersenyum nakal sambil sengaja membungkuk sehingga puting susunya yg berwarna pink dan sudah mengeras itu terlihat.sepertinya dia juga menikmati di “perkosa” oleh mataku yg nakal ini.




















