Wanita cantik yang baru saja ku kenal kurang dari tiga jam, kini sedang berbaring hampir telanjang di hadapanku, menunggu untuk ku nikmati sampai pagi.Dengan tidak sabar, aku pun membuka celana dalam Sinta. “Gak takut emang tinggal di rumah segede gini sendirian?” Tanyaku untuk mengalihkan fokus agar tidak memikirkan yang aneh-aneh.“Ya takut sih, tapi mau gimana? Tadi kayanya jatoh pas aku abis beli bensin. Pake nih, daripada masuk angin….” Sinta menyodorkan pakaian.Aku pun mengambilnya, “Kamar mandinya dimana?”“Udah, ganti disini aja emang kenapa sih?” Kata Sinta nyeleneh. Hujan sedikit lebih deras dari sebelumnya saat aku sedang mengisi bensin, tapi itu tidak menghentikan langkahku untuk bisa sesegera mungkin sampai rumah.




















