Aku berpikir, anakku tak puas-puasnya kah menyetubuhi diriku? Bokep India Makin dalam dan makin dalam sampai ke ujung yang paling jauh dalam vaginaku. “Aku ingin menikahimu, sayang…” katanya.Aku diam saja. Aku seperti susah bernafas. Dia memintaku untuk datang. Selalu termenung. Dodi mengisa-isap buah dadaku bergantian. Jatah itu sudah kami atur. Begitu seterusnya.“Perih, sayang…” kataku.”Sebentar, Ma. Aku menyayangi Mama.”
“Tapi…”Kembali Dodi mencium bibirku dan memelukku erat sembari terus mengelus-elus buah dadaku. Cepat aku keluar. Gerbang sudah dikunci dan sepeda motor langsung dimasukkan ke dalam rumah, bukan ke garasi. Aku yakin, yang memencet bel itu adalah Dodi, anakku. Aku seperti susah bernafas. Dielusnya buah dadaku dengan lembut.
















