tak tahu berapa lama ia pingsan, yg jelas ketika Arum tersadar ia berada disebuah ruangan yg asing. Arum terduduk lemas.lalu kata-kata Indra berikutnya membuatnya tersentak.” kalau kamu tidak ingin film ini kami sebarkan, kamu harus selau menuruti perintah kami.”tawanya menggema dalam ruangan itu. ngentot tanpa melepas baju….nnghhh…” kata Indra di belakangnya sambil menggerakkan pinggangnya maju mundur dengan napas erengah-engah. Arum yg masih mengenakan jilbab lebar ini menjadi sangat kaget ketika menyadari yang memeluknya adalah lelaki di cafe yg tadi ditamparnya.Arum meronta dari dekapan laki-laki itu namun tiba-tiba sebilah belati telah menempel di pipinya, membuat Arum terdiam tak berkutik.laki-laki itu, Indra, mendekatkan mulutnya ke telinga Arum yang tertutup jilbab lebar.“Maaf, Mbak Arum.




















