Mama ikut meminjamkan gaun yang langsung kutolak. Kubuka pintu masih dengan perasaan kaget yang belum hilang. Kami saling membutuhkan dan saling melengkapi. Di mobilku dia mencoba menciumku dengan gaya ciumannya yang mengingatkanku kepada ciuman pertamaku 7 tahun yang lalu. Bagaimana harus kuhentikan tangisan ini?,,,,,,,,,,,,,,,, Arry telah menjadi sebuah cerita di hatiku, sebuah cerita pendek yang menorehkan rasa sesal yang mengakar. Tetapi kenapa ada perasaan iri yang tidak lari dari hatiku, aku hanya merasa dunia tidak adil. Beberapa temen wanita yang sudah kukenal menyambutku dengan senang, sambil menarik tanganku agar aku duduk di sebelah mereka. Selama perayaan itu aku merasa mimpi.














