Sebelum masuk kamar sambil berjalan pelan kulirik Ibu mertuaku sekali lagi dan burungku langsung ikut bereaksi pelan.Aku masuk kamar dan coba mengusir pikiranku yang mulai kerasukan ini. Bokep Twitter Rambutku dibelai, diusap seperti seorang anak. mana tikusnya..!”. Aku memandang aneh kejadian itu, kubiarkan dia merabanya terus.“Gak ada tikus lagi, Bu..!” kataku. Aku kembali diam tertegun menatap keseluruhan bentuk tubuh Ibu mertuaku. “Cuma apa, ayo.. “Aduh, Ibu nggak tahan lagi sayang..” kata Ibu mertuaku.Aku coba ikut membantu dia untuk mendapatkan kepuasan yang dulu mungkin pernah dia rasakan sebelum denganku. “Ibu keluar lagi.. Kita bercerita-cerita tentang hal-hal yang kita lakukan beberapa hari ini. “walah, tikus maen pake ajak temen segala!” gumamku.




















