Sungguh ini pengalaman yang sangat luar biasa, bisa berbakti kepada atasanku. “Hati-hati ya Mah. Terpampanglah tubuhku yang hanya menggunakan celana dalam warna cream. Kami balik lagi ke kamar masing-masing. “Hah apa Yul, ya kalau kamu izinkan saya ingin liat” jawabnya sambil tertegun.Lalu saya berdiri dan membuka kancing baju tidur saya.“Silahkan Pak, ini sebagai bentuk terimakasih saya terhadap kebaikan Bapak”
“Oh terimakasih Yul, payudaramu begitu indah, bolehkah saya melihatmu tanpa kerudung?”Saya tidak menjawab dan membuka kerudung saya, lalu saya simpan di atas tempat tidur.“Silahkan Pak”
“Kamu begitu cantik Yul, payudaramu indah, bolehkah saya memegang payudaramu?” pintanya.Aku sempat kaget mendengar permintaannya, tapi kalau hanya sekedar memegang aku tidak keberatan. Ya namanya juga asisten seorang bos. Kemudian dia melorotkan celanaku




















