Meskipun dia kemudian menangis setelah semuanya terjadi, Dan aku sendiri merasa menyesal karena aku tidak mungkin mengembalikan keperawanannya.Aku memandangi bercak-bercak darah yang mengotori sprei sambil memeluk tubuh Salsa yang masih polos dan sesekali masih terdengar isak tangisnya.“Maafkan aku, Salsa. Wajahnya cantik, Tubuhnya juga padat dan sintal, kulitnya kuning langsat. Bagaimanapun aku sudah merenggut kegadisannya. Padahal baru malam ini aku datang ke klub karaoke ini dan bertemu dengannya.Semula aku memang canggung, Tapi lama-kelamaan jadi biasa juga. Memang dia mengenakan rok yang cukup pendek, sehingga sebagian pahanya jadi terbuka.Hampir tengah malam aku baru pulang. Salsa menggeliat sedikit, tapi tidak menolak ketika aku membawanya kembali berbaring di atas ranjang.




















