“Ah, gila kamu, Dimas kan temen gua, emang kamu naksir sama dia?,” jawabku. Dengan inisiatifnya, Wanda menarik tangan Santi dan membisiki sesuatu entah apa. Bokep Montok Ia sepertinya agak kaget dan memandang suaminya, seolah meminta ijin. Setelah bermain cukup lama, akupun berbisik kepadanya, “San, keluarin yuk…,” diapun menyahut, “Yuk”. Aku dan Dimas kemudian kembali duduk sambil menonton istri-istri kami yang sedang menari liar bak seorang striptease.Suasana terasa menjadi semakin panas, dan aku betul-betul dibuat horny oleh Santi yang malam itu menggunakan celana dalam g-string. “Ouchh… ohhhh… honey… ohhh…”, teriak Wanda yang dengan liar menaikkan dan menurunkan tubuhnya. “Ok..ok”, ujarku, dan setelah menutup pembicaraan, akupun segera menelepon Wanda. Istrikupun membalas dengan tertawa cekikikan. Mungkin karena pengaruh alkohol, Wanda




















