Tak lama, Zulfa pun datang membawa minuman. Tak lama, Pintu apartemen Arka pun terbuka dan masuklah tujuh orang yang tidak aku kenal. Tuh chipsnya udah ada. Setelah dua menit kesakitan, aku pun mulai merasa nikmatnya anal seks. Mau ga?” tanyaku menggoda.“Hahaha. Mereka semua tertawa ketika melihatku melenguh menandakan aku orgasme lagi. Aku sudah seperti di dalam sorga dunia.Aku tidak tahu sudah berapa kali aku orgasme malam itu. Arka hanya tersenyum ketika aku menjilat jilat batangnya yang perlahan mengecil.Arka pun memasukan senjatanya kembali ke celananya dan aku hanya mengusap bibirku dengan tissue. Mau donk, kalo gitu aku ke sana sekarang deh” jawabku dengan senangnya.“OK deh. Dia memberiku sebotol corona yang tadi kubeli dan kuminum pelan pelan.Ketika




















