Dewipun turun dan memelukku” Makasih yach ‘jim..” sambil menciumku.Akupun tidak tinggal dia dan segera menciumi bibir merahnya yang merah, diapun mulai membalas ciumanku. Dengan muka sedih dan uraian air mata dia terus menceritakan masalahnya, melihat dewi sedih aku langsung duduk di dekat dewi dan membaringkannya di pangkuanku, sambil aku membelai rambutnya dan aku berusaha untuk menghiburnya.Tak berselang lama dewipun tertidur pulas dipangkuanku, lalu aku mengangkat dewi ke ranjangnya dengan tujuan agar dia tidur dengan pulas dan dapat sedikit melupakan masalahnya itu. Setelah aku tanyakan pada temen2nya ternyata di pulang ke rumah orang tuanya
selama seminggu.Seminggupun beralalu..dan akhirnya kamipun berjumpa kembali.. Lalu aku memutarnya sambil bersantai membaca majalah yang terdapat disana. asal lain kali jangan nakal lagi..ii




















