“ Eh, iiya” jawabku terbata-bata. Semakin lama aku permainkan dengan sekali dua kali kucubit putingnya yang menonjol menantang, mengalunlah suara yang terengah-engah,“Oohh.. Film Porno “ sini aku lap kan juga tubuh abang” ujar Lisna menarik handuk yang ada ditanganku.Sambil matanya sesekali menatap wajahku, ema pun ganti mengelapkan tubuh ku dengan handuk yang tadi kugunakan untuk mengeringkan keringat di tubuhnya. “Ya udah” jawabku seakan kesal. Puas dengan gaya itu, Aku turun dari ranjang dan meminta ema juga turun.Saat kami telah sama-sama sudah saling berdiri dan berhadapan tanpa di instruksi Lisna langsung mengambil posisi jongkok sambil mengarahkan kontol ku yang dari tadi digenggamnya kearah mulutnya.




















