Arya yang memegang setir, dan Val duduk rapat-rapat.Sepanjang jalan, Val meremas-remas paha Arya, menggeser-geserkan payudaranya yang sintal ke lengan Arya, membuat Arya was-was takut menabrak mobil di depannya. Suara berkecipak terdengar setiap kali tubuhnya membentur tubuh Val, ramai sekali di sela-sela derit ranjang yang bergoyang sangat keras.Val tak lagi sadar sedang berada di mana. Kantor Arya ada di Boston, dan Val di Jakarta. Tetapi, di depan kedua orang tuanya dan dua adik perempuannya, Val menjaga diri sekuat hati. Lalu ia masuk ke bath-tub dan mengambil sabun wangi. Arya terpaksa harus memakai seluruh bahu bagian atasnya untuk menekan tubuh Val agar tak tergelincir jatuh. Mereka berjanji akan terus berhubungan, karena toh Arya masih memiliki orang tua




















