Aku semakin bergairah di buatnya. Dan Vina di antar dulu kerumah karena lebih dekat sedangkan Dita aku antar sampai rumahnya setelah Vina.Selama dalam perjalanan kami tidak banyak bicara, sampai akhirnya Dita memulai obrolan denganku. sampai di dalam rumahnya baru membuka ruang tamu, dengan penuh gairah Dita menciumku sambil menekan tubuhku.Aku yang tadinya hanya diam, akhirnya membalasnya juga. Hal ini bukan sekedar cerita tapi sebuah pengalaman pribadiku. Ditapun memelukku dia mendekap tubuhku dalam tubuhnya yang bugil, Aku memandangnya dia tersipu tapi aku sibak rambutnya yang menghalangi wajahnya yang cantik ” Terima kasih sayang…” Dita menjawab ” Aku yang berterima kasih Mas…sejak dulu aku memimpikan hal ini dengan Mas Rizal..” Kamipun berpelukan di ruang tamu tersebut.Setelah itu




















