aaaaaggghh..” Mendengar hal itu semakin keras aku menekan memeknya dan terus bergoyang dengan cepat diatas tubuhnya.Sampai akhirnya akupun merasakan sesuatu yang menyatu dalam selangkanganku akan segera tumpah “OOOOuuuuggghhh… aaaaaagggghhhh… aaaaaagggghhh… aaaaaggghh..” Tubuhku terkulai namun masih di atas tubuh Regina yang aku dengar masih memburu nafasnya di telingaku, rupanya dia benar-benar kecapekan dan dengan tersenyum dia bilang kalau baru kali ini menikmati kepuasan yang nyaris sempurna. Karena wajahku bisa di bilang keren apalagi di kampus ini, ditambah ke kampus aku selalu menggunakan kendaraan yang lumayan keren dan barang-barang yang aku pakai termasuk barang mewah juga. Dia begitu dikenal karena penampilannya yang selalu mencuri perhatian setiap cowok bahkan dosen pria di kampus ini, awalnya Regina jual mahal
















