Aku melihat ke atas, kulihat kepala Suminem menunduk dalam-dalam sementara tangannya tetap memegang kepalaku. Mbah harus mencoba cara yang lebih kuat. Bokep Sub Indo Ada masalah apa nduk?” aku sekarang duduk di kursi di depannya, dibatasi meja yang penuh segala pernik perdukunan. Entah berapa jam aku tertidur, ketika sayup-sayup kudengar..TOK..TOK..TOK..“Bangun, Darmanto bangsat! Pokoknya Mbah usahakan kamu jadi sembuh betul”. aku semakin bingung: “yang apa to mas? Aku melihat ke atas, kulihat kepala Suminem menunduk dalam-dalam sementara tangannya tetap memegang kepalaku. Tetapi setiap mbah Narto menanyakan “apa kamu sudah ketemu jin ini atau jin itu” atau “apa kamu melihat cahaya cemlorot (bahasa Indonesia: berkelebat)” waktu aku bersemadi, yah aku iyakan saja. pikirmu si Suminem kuwi bocah nakal tukang goda




















