Kami menawarkannya untuk tidak langsung pulang dan menginap saja di rumah kami. Ya kami memang lelah tapi mau bagaimana lagi soalnya aku yang punya hajat jadi masi8h banyak yang harus kami selesaikan.Ternyata Ki Jaya juga cukup kelelahan. Tiba-tiba Ki Jaya melepas baju dan celananya. Aku Cuma tersenyum dan bergegas pergi. Segera Ki Jaya meraihku dan memeluku kuat-kuat. Mungkin pegel-pegel terasa di sekujur tubuhnya. Segera Ki Jaya meraihku dan memeluku kuat-kuat. Dan akupun bersedia untuk memijitnya. Segera Ki Jaya meraihku dan memeluku kuat-kuat. Kami sengaja mengundang ki dalang ***** ( sebut saja ki Jaya ). Aku sih gak terlelu mengerti denagn wayang. Tiba-tiba tanganku sakit mungkin karena pegal memijit Ki Jya.“kenapa Han?” tanyanya“nggak ini pak, tangan



















