Itu berarti aku harus melayaninya semalam di ranjang seperti yang kulakukan pada Mas Ajik.Mas Ajik mengerti keterkejutanku. “Apa syaratnya, Mas?” tanyaku penasaran. “Aku sudah tidak tahu lagi dengan apalagi aku harus membayar hutang-hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aku tidak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih. Selain cantik aku juga memiliki tubuh yang sangat bahenol kata teman-temnku. Aku tertunduk malu dan wajahku terasa memerah saat aku merasakan tanganku dijamah oleh seseorang yang bukan suamiku. Aku hanya terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Meski tak dibeDonahukan siapa yang akan di PHK, namun aku melihat mas Ajik cukup gelisah, karena perusahaan mengurangi cukup banyak kariawannya.Dan benar dugaan mas Ajik, mas Ajik




















