Salah siapa? diam, aku Bimo,” bisiknya dengan suara beda dari yang tadi. Atau semua orang yang telah memperkosaku?! “Sudah, mas. “Aku mau main sama kamu seperti majalah itu, Nul. Ketika di keluarga Pak Anand pun aku paling lama hanya digilir 7-8 jam. Bayangkan, seorang prt seperti aku berteman dengan para pegawai berdasi macam mereka. “Gak apa-apa, Nul, coba aja,” ajak Tini sambil menagmbilkanku separuh gelas dan menyodorkan kepadaku. Sampai di sini trilogi kisah pemerkosaan atas diriku. Kita perlu refreshing. Aku menggeleng menolak. “Kamu siapa?” aku mulai curiga. Tak menunggu lama tubuhku sudah dibaringkan di atas karpet, ditindihnya. Ya, bebas sekali pergaulan di situ.



















