“Entar dong..”, Aku bersih-bersih diri. Ada untungnya juga jalanan macet. “Mama tadi pesan”. Selama ini Sari memberi sinyal “bisa dibawa”, tapi sekarang ia menolak masuk hotel. Lurus ke Maribaya. Tadi sewaktu aku mau belok kiri ke Hotel “Kh” lagi-lagi Sari menolak. “Iyyaa.., sini..”, kuraih tangannya menuju ke penisku. Bu Maya (sebut saja begitu) kawan sekerjanya yang telah berkeluarga ada di sampingnya. Kenakalanku makin meningkat. Tanganku kembali ke pahanya, bahkan terus ke atas meraba CD-nya. Peristiwa semalam tak mengubah prilakunya. Ada 3 orang pegawai koperasi yang melayani toko ini, 2 diantaranya cewek. Dielus-elus.Tempat terdekat yang sudah kukenal adalah Hotel “Kh”, sedikit di bawah Lembang.




















