Namaku Hany aku punya kawan yang bernama nimas, kami bersahabat sangat akrab. Aku menyapa dengan sopan,“Sore Oom, belanja Oom” sapaku sopan, dijawab dengan lembut” iya, siapa ya?” jawabnya,“saya temen nimas Oom, lupa ya, yang diantar ke Tangerang, kerumah tante” jawabku,“Ooh, ya Oom ingat sekarang, sedang belanja juga?” “ya, Oom, disuruh ibu” jawabku, dan kami sambil jalan ngobrol biasa-biasa saja, aku pikir bagaimana caranya agar aku bisa sama2 bapak ini, lalu aku bilang“Oom, tinggal dimana?” lalu dijawabnya disuatu komplek didaerahku. Oom masih terus memainkan kontolnya yang masuk dimemekku, kali ini aku gantungkan diriku dibadan oom dan ccrreeettt, ccrrreeetttt uuugggghhhh, aaaaccchhhh aaaadddduuuuuhhhhh om, didalam memekku terasa hangat lagi kena semprot air pipis putih dari oom.Entah sampai jam














