Abang mau ngapain ? Sampai dimuka café kuperhatikan mobil laki-laki itu kemana arahnya. Penulis yang masih terus penasaran melihat tindakan gadis tersebut. Penulis yang masih terus penasaran melihat tindakan gadis tersebut. Dia menatapku dengan penuh kasih sayang aku mengkedipkan mata agar Roni berani menyewakan gubuk buat kami. Sewaktu hari libur kawan-kawan aku mengajak rekreasi dipantai kasan. Kupanggil pelayan café untuk membayar minuman. Rokok sudah habis aku ambilkan tas kecilku yang di dalamnya ada alat perekam suara, langsung kuhidupkan. Aku terkejut dengan napas yang agak kencang, jantungku berdebar-debar ada rasa benci dan suka. sukanya memberitakan kesusahan orang lain. Roni menyetujuinya, aku senang karena Roni mau ikut bersama-sama. Menjawab pertanyanku dengan manja sambil mengajak aku untuk menginap.














