Pak tan* yang sedang duduk di belakang meja kerjanya menatapku dengan tatapan mesumnya, yang seolah menelanjangi tubuhku.silahkan duduk, katanya mempersilahkanku untuk dudukAda apa cah ayu?.dia bbertanya padaku dengan nada menggoda..Sambil menunduk, akupun pun mengatakan keperluanku pada pak tan sambil terbata-bataMmmaaaff Pak, anak saya sedang sakitt kerassKeringat dinginku mulai mengucur.Terus??? Penis pak tan yang menjulang sepanjang 17 cm. Aku terkejut, karena di sela-sela pantatku terasa ada batang keras yang menekan. Tanya pak tatang keherananAku hanya tertunduk malu, sementara aku tahu bahwa mata pak tatang tidak lepas memandang tubuh telanjangku..Tenang pak tatang, kata pak tan pada pak tatang???? .Kejadian di kantor saat itu barulah sebuah awal penderitaanku. Bahkan dokter menyatakan bahwa anaku harus dioperasi secapatnya, kalau tidak,




















