Tubuhku semakin berkeringat dan menggelinjang menahan panas. Aku hanya ingat aku dijemur lama sekali. Jav sub indo Pada tetesan yang entah ke berapa puluh kalinya, Nyonya Hana kemudian mengarahkan lilinnya ke anusku. Tanpa basa-basi lagi Nyonya Hana meneteskan lilin-lilin panas bertubi-tubi ke arah penisku. Kalau tidak, aku akan ditinggalkan selamanya di hutan tanpa pakaian. Dia lalu mengangkat kedua kakiku ke atas dan kemudian ditekan dalam keadaan mengangkang ke arah dada. Dia kemudian memerintahkan aku untuk mengotori seluruh badanku dengan lumpur sungai yang ada di situ. Tapi bagaimanapun juga aku berusaha untuk bangun. Aku kembali berteriak kesakitan. Untuk berjalan melalui hutan, aku tidak berani mengambil resiko. Saat itu hari sudah malam. Dia kemudian memerintahkan aku untuk mengotori seluruh badanku




















