Kondisi Wein luka parah, beberapa tulangnya remuk khususnya pinggul kiri ke bawah. “So, Ren. Setelah ku pencet bel 3x masih belum ada jawaban, lalu aku mengeluarkan BBku untuk bbmin teteh, namun disaat bersamaan teteh membuka pintu. “Buka ya” “terserah Teteh, punya teteh kok” Rini membuka celanaku sama sekali tidak menggunakan tangan, dengan bibirnya dia menarik celanaku turun kebawah. Ku berjalan menuju kamar tamu dan mengetuk sebelum masuk. Belum sampai Rini sampai ke sofa, aku turun ke bawah mengobrak-abrik spreadsheet yang dibuat Rini, sok sok ngerti lah. Rini membalas dengan cubitan pelan di pahaku. Geliatan Rini semakin menjadi, pelan dan halus namun tau bagaimana menaikkan birahiku.




















