Pada suatu saat, ada surat undangan pernikahan datang ke Apartemenku, datangnya dari Dra. Esoknya kami memutuskan untuk berkemah sendiri dan mencari lokasi yang tak akan mungkin dijangkau mereka. Film Porno Cincin Anisa hanya mampu melingkar di kelingkingku, kalungku langsung dipakainya, setelah dikecupinya. Dalam hari-hari yang kami lalui kami hanya makan mi instant dan makanan kaleng. Veggy’nya hangat sekali bagian dalamnya, bulunya lebat. Anisa merangkulku, “Dingin” katanya, aku peluk saja dia erat-erat. Hari terakhir, sepanjang hari kami hanya ngobrol dan bermesraan saja. Aku masih merasakan getaran-getaran aneh di hatiku, tatapan Anisa masih menantang dan panas, senyumnya masih menggoda. Aneh bin ajaib, Anisa tampak sudah berkurang merasakan kedinginan malam itu, seperti aku juga.




















