Mas.. “Terima kasih Milla sayang..”
“Makasih juga Mas Rey..” malam itu kami tidur dengan berpelukan hingga pagi, seakan tidak ingin terpisahkan lagi. Kadang kami melakukannya di tempat kostnya Milla, tak jarang pula Milla mengunjungiku dirumahku dan kami tumpahkan hasrat cinta kami disana. Kini aku yang harus menikmati kehangatan itu, senjataku sangat tegang. Dengan ritme yang beraturan kudorong dan kutarik pantatku dari selangkangan Milla. “Hai..!” aku berjalan menghampiri mereka berdua sambil melambaikan tangan. kamu kan bisa minta semua itu dari Alfi Ann..” Seakan tak percaya aku mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Anna. “Milla sayang.. “Eh.. Anna ga tahan.. Seminggu sejak kejadian itu aku dan Milla menghadiri pesta pernikahan Anna dengan Alfi yang begitu meriah.




















