Aku udah cocok banget nih sama kamarnya? Setelah aku bosan menjilati susu Felisa, aku mulai menciumi perut Felisa terus dan terus hingga berhenti di selangkangan yang masih tertutup celana dalam seksi.Eeummm… baunya khas, aku pelorotkan celana Felisa yang sudah agak lembab. Saat itu dia mendesah, memejamkan mata dan gelonjotan tidak karuan.Dan dia juga menggigit bibir bawahnya dan semabri kedua tangannya meremas sprei kasur seperti orang yang sedang menahan sesuatu. Kemudian,“ Felis, Maafin aku yah, aku tadi nggk sempet cabut penis aku ”, ucapku meminta maaf.“ Yah gimana dong ini, kamu pokoknya harus ganti rugi sama aku ”, ucap Felisa.“ Baiklah aku akan kasih kamu apapun untuk ganti rugi buwat kamu ”, ucapku merasa bersalah.“ Baiklah


















