Tempatnya nyaman dan terjangkau. Bokeb Hahahaha…” ungkap Kevin berpromosi.Semua tak terkecuali Rini mulai menenggak minuman tersebut hingga sekitar sepuluh menit kemudian mereka tiba di perairan pesisir pantai salah satu pulau yang sepertinya tak berpenghuni.“Wah keren juga pasirnya putih coi. Gajinya gak seberapa besar dibandingkan dengan tenaga yang dikuras.” Ujar Radit mencoba memberikan masukan.Rini tertunduk, dia dalam hati juga mengiyakan argument Radit, dia pasti bakalan butuh waktu buat menyesuaikan diri di lingkungan barunya yang sekarang. Sekarang Rini sudah dengan santainya mengenakan busana minim didepan umum sangat berbeda dengan waktu dulu dia pertama kali datang ke Jakarta yang masih mengenakan pakaian sederhana. Dia lalu mulai bertanya-tanya kepada orang disekitar situ perihal alamat dari kampus tersebut.




















