Pak Mamat amat disegani dan ia termasuk orang kaya didesa itu. Memang Clara dan Soni telah lama pacaran dan kedua orang tua mereka merestui hubungan mereka.Setelah melalui perjalanan yang melelahkan Clara dengan diantar ayahnya dan Soni didesa itu. Pak Mamat lalu berdiri, dan menarik tangan Clara hingga berdiri. Bagi Clara keberadaan Pak Mamat ini amat membantunya di saat ia hampir putus asa melihat lingkungan desa yang hanya terdiri dari hutan dan jalan yang hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor.Karena sering diantar kedesa desa lainnya, seringkali tanpa disadari oleh Clara telah membuat Pak Mamat menaruh rasa ingin memiliki tubuh andini, apalagi jika dalam berboncengan seringkali dada Clara yang montok itu bersentuhan dengan punggung Pak Mamat.



















