Keesokan harinya, seperti yang telah dikatakan kemarin, Joane bersikap cuek ketika berpapasan dengan Imron. Di dalam lift, Joane kembali ditelanjangi dan dipaksa melayani nafsu bejat kedua orang yang adalah satpam yang menggantikan Pak Kahar berjaga selama mengerjainya tadi, sedangkan satunya adalah tukang becak yang disuruh menjaga becak rekan-rekannya yang baru selesai berpesta. “Ah, kita belum terlambat ternyata, ini kan orangnya Cep ?” tanya pria yang lehernya berhanduk itu pada satpam bernama Encep itu. “Kenapa Non, kok ngikutin saya terus, masih kurang emang !” sahut Imron cengengesan sambil menggulung kabel OHP. Kemudian Imron meninggalkannya di ruang itu dengan membawa serta pakaian dan tas gadis itu.



















