Aku mengirimkan lamaran via Pos, sekitar 3 hari lamaran itu sampai tujuan. Aku memang harus merubah penampilan cupuku,“eh lama sekali..aku udah nerveous nih…” ucapku“udah biasa aja kali, yang pasti kamu di terima deh soalnya aku udah bilang sama Pak Hendry kalau kamu temanku…”“aaahh masa sih makasih ya Indah…”jawabku dengan lugu.Akhirnya aku masuk ke ruangan tepat pukul 2 siang, Indah tidak menemani ku karena dia harus ke kota mengambil obat di gudang. Putting susuku diputar-putar dengan jemarinya,“aaaaahhh….pak…geli pak…..aaaaaaaaakkkhh…..”
Aku melihat pak Hendry memegang penisnya yang semakin tegak. Aku dijemput Indah di stasiun. Banyak yang bilang aku terlalu lugu aku harus merubah penampilanku agar lebih menarik.Tapi sama aja kalau gaya bicaraku katrok.




















