Gadis tersebut berjalan masuk ke Hoka Hoka Bento. Saya melihat ke arah suara tersebut yang ternyata berasal dari dua orang cewek temannya si Vivi. Besoknya dia menelepon saya untuk mengucapkan terima kasih. Saya tahu yang namanya cewek itu paling suka dipuji. Minggu itu selama tiga hari berturut-turut saya membelikan makanan buat mereka. Wajahnya begitu mulus dan cantik! Tanpa pikir panjang lagi saya menyusul si Andi. Hari ketiga saya dipersilakan masuk ke kost mereka yang cukup mewah. Dengan cepat mata saya menyapu wajah mereka yang datang. Dengan cepat mata saya menyapu wajah mereka yang datang. Dengan cepat mata saya menyapu wajah mereka yang datang. “Wah… nantang ya…” pikir saya selanjutnya. Belahan bajunya yang begitu rendah memamerkan




















