Dan ketika aku menaiki tangga ke lantai atas, HP kak Dewi berdering. Huh !Aku hampir aja ketiduran. Sesekali aku menimpali meskipun mungkin enggak nyambung. Kalau dengan bantal guling saja aku bisa puas, kenapa sekarang enggak.Aku ambil celana dalam kak Dewi, lalu kugunakan untuk menutupi kemaluan kak Dewi. Pikiranku benar-benar tidak waras.Aku membayangkan tubuh kak Dewi aku gumuli dan kuremas remas. Kondisi seperti itu berlalu cukup lama.Aku keringatan. Aku dengan mengendap keluar rumah, motorku-pun kudorong keluar halaman.Lalu aku kabur…ketempat kost temanku.Tiga hari aku aku tak pulang, temanku sampai terheran-heran dengan kelakuanku. Ia telah menjadi benar-benar liar.Diarahkannya kepalaku untuk menciumi dadanya.



















