Dartowan (45) = ayahnya Desrita. Memang bi Nurasih selalu memanggil langsung Dartowan tanpa embel-embel sebutan lain didepan namanya. Dartowan sudah duduk di kursi makan tapi menghadap pintu kamar Ningsih, menunggu saat pertama kali Ningsih keluar dari pintu kamarnya itu. Keluargaku itu…?”, tanya Dartowan yang celingukan matanya mencari-cari dikeremangan dibawah sorotan buram lampu jalanan didepan rumahnya.“Itu… dekat pohon yang besar itu, maaf pak… saya teriakin saja dari sini ya”, kata Urip meminta ijin untuk berteriak. “Sejak kapan yaaa… papa mulai genit…?”, tanya Desrita sambil memandang wajah ganteng ayahnya tetapi kenapa malam ini kelihatannya… rada genit?!“Bukan genit… sayang… masak sih baru mau mengecup bibirmu saja… tidak boleh sih…?”, kata Dartowan pura-pura merengut pada puteri kandungnya itu.“Oooh… itu…?




















