Mas Iky mulai gugup dan panik atas kejadian ini.“Kenapa kamu bisa hamil sih?” Aku hanya diam tak menjawab.“Bukankah aku sudah memberimu pil supaya kamu nggak hamil. Jav sub indo Ah, pertanyaan itu selalu terngiang di benakku.Tibalah aku memasuki bulan ke tujuh masa kerjaku. Kutinggalkan semua kenangan duka maupun suka yang selama ini kuperoleh di rumah ini. Mas Iky ini ada-ada saja. Saat Panceklik dia mencoba mencari tambahan ke kota Jakarta, dan mendapat pekerjaan di kios beras pak Dimas. Apa benar yang dikatakan oleh Mas Iky bahwa ia mencintaiku? Badannya cukup berisi karena sudah biasa bekerja di sawah membantu bapaknya di kampung. Ataukah aku bakal di usir dari rumah ini?Atau juga pasti aku disuruh untuk menggugurkan kandungan ini?” Ah..





















