Ia mencubit dan memukuliku. Link Bokep Tanganku mulai menari di atas dadanya. Ia makin meliukkan badannya, namun suaranya tidak terdengar. Kami berciuman dalam posisi Umi duduk berhadapan di pangkuanku. Tanganku yang mendekap dadanya dipegangnya erat. Awan gelap memang terlihat menaungi Jakarta. Termosnya pas kosong. Segera aku berpamitan pulang.“Nggak masuk dulu?”“Terima kasih, sudah gelap. Kubisikkan.“Kita selesaikan bersama-sama dengan lagu ini”.Ia pun mengangguk. Aku tahu sebenarnya dia ingin aku mengatakan tidak, namun kalaupun kujawab “tidak” dia juga tidak akan percaya.“Eehhngng, ..” Ia mendesah ketika lehernya kujilati. Napasnya berat dan terputus-putus.Tangannya menyusup di balik celana dalamku, kemudian mengelus, meremas dan mengocoknya dengan lembut.














