“Breet” kain tipis bermotif batik coklat itupun jatuh terburai ke kamar mandi.Terpampanglah tubuh mulus Norzalina yang hanya dibaluti kutang sutra berenda putih dan celana dalam mungil yang juga putih. Pak Dollah yang berumur 53 tahun adalah ayah mertua Norzalina. Dingin terasa sekujur tubuh Norzalina saat mendengar berita dari suaminya tercinta. Bergantian sepasang bukit yang ranum itu dijelajahinya bolak-balik dengan mudah. Dengan hati-hati pak Dollah membopong tubuh Norzalina kembali ke kamar setelah mengenakan pakaiannya.Dia pun menunggu Norzalina tersadar dan mengancam menantunya tersebut untuk tidak menceritakan apa yang terjadi kepada Ali. Secepat mungkin dia bangkit dan berusaha menutup pintu, hanya saja dia kurang gesit.




















