Sebab walau usianya baru 18n tahun, ia telah mahir mengemudikan mobil. Dan seolah tak mendengar apa-apa. Aku ingin tahu bagaimana reaksinya setelah ia melihat bagian belakang paha dan celana dalam putihku ini. Senyum yang paling aku sukai pada dirinya. “Deuh…anak manja lagi netek nih ya ?” kataku perlahan sambil mengelus rambut anak tiriku. Biasanya, kalau sedang menemaniku pergi-pergian, Prima suka tidak sedikit bicara mengenai apa saja. “I…iiiya, Bunda…oooh…” mata Prima melotot, pandangannya terpusat ke kemaluanku,
“Bo…boleh saya sentuh yang itu ?” Prima menunjuk ke arah kemaluanku. Kalau hadiah dari suatu prestasi, jangan dilihat dari harganya.”
“Iya Bunda,” Nanda mengangguk-angguk sambil tersenyum ceria. Dapatkah ia memberiku kepuasan batin seusai menjadi suamiku ? Serta Dayu terbukti wanita yang sangat




















