Sebuah hubungan gelap dengan ayah dari sahabat baiknya sendiri.*************
Tak lama mereka berdua sudah berpindah dari cafe ke mall yang mereka tuju. Bokep Cina Kompensasi? Kemudian ia menutup pintu kamar kosnya. Dimata Om Ridwan, Cinta adalah sosok gadis muda yang baik dan cerdas. Keduanya kemudian duduk. Cinta kemudian mengeluarkan laptop dari dalam tas. “Kamu mau makan apa?”. Tapi sebagai gadis yang sudah makan asam garam, ia tahu pembicaraan ini pastilah basa-basi belaka. “Oke kalo gitu kita ketemu di mall *** aja gimana?”. Dimata Om Ridwan, Cinta adalah sosok gadis muda yang baik dan cerdas. “Kalo cium bibir di kasur boleh dong?”. Cinta juga membiarkan sejenak Om Rudi meremas-remas payudaranya sebelum mereka berpisah. Ternyata Cinta salah memprediksi. “Bye”.




















